Berita & Publikasi Terkini

Informasi terbaru mengenai agenda, pengumuman resmi, dan dinamika kegiatan pondok pesantren se-Lombok Timur.

LPTQ Kabupaten Lombok Timur Sukses Gelar Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) ke-V
23 Sep 2026

LPTQ Kabupaten Lombok Timur Sukses Gelar Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) ke-V

LPTQ Kabupaten Lombok Timur Sukses Gelar Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) ke-V LOMBOK TIMUR — Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur'ani melalui penyelenggaraan ajang Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) ke-V. Kegiatan prestisius tingkat kabupaten ini diselenggarakan bekerja sama dengan berbagai elemen kelembagaan Islam, termasuk IKFI. Pelaksanaan MHQ ke-V tahun ini terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan momentum perayaan Milad ke-12 Yayasan Pondok Pesantren setempat (di antaranya dipusatkan di Pondok Pesantren Jihadul Muslimin NW Lando, Kecamatan Terara). Ajang pencarian hafiz dan hafizah berprestasi ini menjadi agenda penting dalam memperkuat tradisi literasi Al-Qur'an di Bumi Patuh Karya. Melalui kompetisi ini, LPTQ Lombok Timur berupaya untuk terus melahirkan bibit-bibit unggul penghafal Al-Qur'an yang nantinya siap mengharumkan nama daerah di ajang musabaqah pada tingkat yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional. Penyelenggaraan MHQ ke-V ini juga disambut antusias oleh berbagai pondok pesantren, lembaga pendidikan Islam, serta masyarakat luas. Kehadiran para peserta terbaik dari berbagai kecamatan membuktikan bahwa pembinaan rumah tahfiz dan pondok pesantren di Kabupaten Lombok Timur tumbuh semakin masif dan produktif. Ajang ini diharapkan tidak sekadar menjadi ruang kompetisi untuk meraih kejuaraan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat Lombok Timur.

Pesantren Garda Terdepan Kemajuan Daerah: FKSPP Lombok Timur Satukan Langkah dengan Pemda dan Kemenag Demi Lingkungan Belajar yang Aman
23 Sep 2026

Pesantren Garda Terdepan Kemajuan Daerah: FKSPP Lombok Timur Satukan Langkah dengan Pemda dan Kemenag Demi Lingkungan Belajar yang Aman

Pesantren Garda Terdepan Kemajuan Daerah: FKSPP Lombok Timur Satukan Langkah dengan Pemda dan Kemenag Demi Lingkungan Belajar yang Aman Lombok Timur — Ada energi dan semangat kebersamaan yang luar biasa di Lombok Timur. Sebanyak lebih dari 500 peserta—yang terdiri dari pimpinan pondok pesantren se-Lombok Timur, kepala madrasah, hingga kepala KUA—tumpah ruah dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi FKSPP Bersama Pemda Lombok Timur dan Kementerian Agama Provinsi NTB. Bukan sekadar ajang temu kangen biasa, forum ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat benteng pertahanan lembaga pendidikan Islam, khususnya dalam upaya serius melakukan pembinaan serta pencegahan kekerasan dan bullying di lingkungan pesantren. Acara yang berlangsung khidmat namun interaktif ini dipandu dengan apik oleh Sekretaris FKSPP, Ust. Saparudin, yang bertindak sebagai moderator pengarah jalannya diskusi bersama para narasumber penting. Pesantren sebagai Jantung Kemajuan Daerah Dalam pidatonya yang sarat makna, Ketua FKSPP Lombok Timur, Dr. H. Muhammad Fikri, M.A., menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak bisa dilepaskan dari peran besar lembaga pendidikan keagamaan. > "Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan Pondok Pesantren adalah harga mati. Tonggak utama kemajuan Lombok Timur salah satunya lahir dari rahim pondok pesantren," tegas Dr. H. Muhammad Fikri, M.A., di hadapan ratusan peserta. > Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Lombok Timur, Drs. H. Khairul Warisin, atas komitmen nyata yang dibuktikan langsung melalui penerbitan SK resmi bagi FKSPP Lombok Timur. Dukungan tersebut disambut hangat oleh Pemda. Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekda Drs. Juaini Taofik, menekankan bahwa pembangunan daerah mustahil tercapai tanpa adanya sinergi. Terlebih, menjaga eksistensi dan marwah pondok pesantren adalah tanggung jawab bersama yang harus dipikul bergandengan tangan. Dihadiri Lintas Pimpinan dan Tokoh Penting Pertemuan akbar ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kebijakan strategis di tingkat kabupaten maupun provinsi, di antaranya: * Sekda Lombok Timur, Drs. Juaini Taofik (mewakili Bupati). * Ketua LPA Mataram, Joko Jumadi. * Kepala Dinas Sosial serta jajaran DP3AKB Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur. * Pihak Kementerian Agama Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur. * Kapolres Lombok Timur. Menjawab Tantangan Zaman dan Menepis Isu Strategis Bagian paling dinamis dalam acara ini adalah sesi pembinaan lintas sektor yang menghadirkan narasumber dari LPA (Joko Jumadi), Kapolres Lombok Timur, Dinas Sosial, DP3AKB, dan Kementerian Agama. Dipimpin oleh Ust. Saparudin, sesi ini mengupas tuntas bagaimana pesantren hari ini harus berdiri sebagai ruang yang aman, inklusif, dan ramah anak. Para narasumber membedah strategi taktis dalam menghadapi tantangan zaman, menepis berbagai isu miring yang kerap menyerang dunia pesantren, serta merumuskan langkah preventif demi melindungi masa depan para santri dari segala bentuk kekerasan. Melalui konsolidasi ini, Lombok Timur membuktikan bahwa sinergi ulama, umara, dan lembaga perlindungan anak adalah kunci utama melahirkan generasi masa depan yang cerdas, berakhlak mulia, dan terlindungi dengan baik.

Profil Forum Kerjasama Pondok Pesantren (FKSPP) Lombok Timur
23 Sep 2026

Profil Forum Kerjasama Pondok Pesantren (FKSPP) Lombok Timur

Profil Forum Kerjasama Pondok Pesantren (FKSPP) Lombok Timur FKSPP Lombok Timur (Forum Kerjasama Pondok Pesantren Kabupaten Lombok Timur) adalah wadah koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi resmi bagi berbagai lembaga pondok pesantren di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Organisasi ini berfungsi sebagai jembatan strategis antara pihak pesantren dengan pemerintah daerah, Kantor Kementerian Agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Peran dan Fungsi Utama * Mitra Strategis Pemerintah: Berperan aktif sebagai mitra kolaboratif Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Kemenag dalam bidang pembangunan pendidikan, pembinaan umat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. * Pusat Koordinasi dan Jaringan: Menjadi wadah silaturahmi, berbagi inovasi, serta memperkuat tata kelola kelembagaan antar-pesantren agar lebih mandiri dan berdaya saing. * Peningkatan Mutu Perlindungan Santri: Aktif mendorong standarisasi sistem pengasuhan yang aman di lingkungan pendidikan Islam. Fokus Utama * Penguatan Tata Kelola & Kemandirian Pesantren: Meningkatkan kapasitas manajerial kelembagaan agar pondok pesantren lebih mandiri secara administratif, finansial, serta berdaya saing dalam menghadapi perkembangan zaman. * Transformasi Pesantren Ramah Anak (Safe Zone): Menjadikan lingkungan pesantren sebagai zona aman yang bebas dari segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal (body shaming), maupun kekerasan relasional (pengucilan atau senioritas kaku). * Mitigasi dan Pengawasan Internal: Mengawal penegakan aturan serta pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran hukum atau tindakan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan Islam. * Sinergi Lintas Sektor: Memperkuat kolaborasi strategis antara pondok pesantren dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Kantor Kementerian Agama, instansi vertikal, serta akademisi. Program Kerja dan Langkah Strategis * Penyusunan & Penerapan SOP Perlindungan Santri: Mendorong seluruh pondok pesantren di Lombok Timur agar memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas terkait pencegahan dan penanganan kekerasan. * Sosialisasi dan Dialog Berkala: Menyelenggarakan forum dialog, workshop, dan sosialisasi pencegahan kekerasan (termasuk bullying dan kekerasan seksual) yang melibatkan pimpinan ponpes, pengasuh, hingga para santri. * Penerapan Roadmap 7 Fase Pesantren Ramah Anak: Mengimplementasikan tahapan terstruktur mulai dari fondasi kelembagaan, musyawarah pimpinan, asesmen kebutuhan, hingga pembentukan satuan tugas di lingkungan pesantren. * Sinkronisasi Regulasi Nasional: Mengawal dan mensosialisasikan regulasi turunan pemerintah—seperti kebijakan terkait Peta Jalan Pesantren Ramah Anak, Petunjuk Teknis Pengasuhan Ramah Anak, serta aturan pencegahan kekerasan—agar dapat diaplikasikan secara nyata di tingkat lokal. Melalui eksistensinya, FKSPP Lombok Timur terus berkomitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pesantren, sekaligus memastikan pesantren bertransformasi menjadi pusat pendidikan karakter yang inklusif, aman, dan progresif di era modern.